Ikon Gunung Api Purba, Gunung Batu Karst Menawan di Nglanggeran

Posted on

Dinobatkan sebagai Desa Wisata Terbaik ASEAN mengusung konsep Community Based Tourism (CBT) pada tahun 2017, Nglanggeran menawarkan destinasi wisata menarik, mulai dari wisata alam, budaya, hingga kuliner. Ikon Gunung Api Purba Nglanggeran merupakan tempat wisata utama di Desa Wisata ini. Lalu apa saja keindahan gunung yang sudah tidak aktif ini?

Ikon Gunung Api Purba, Gunung Batu Karst Menawan di Nglanggeran
maioloo.com

Berikut Ikon Gunung Api Purba Nglanggeran

Gunungkidul semakin bertumbuh dengan wisata-wisata tersembunyi yang mulai dikenal masyarakat luas. Apalagi desa yang tergabung dalam kawasan geosite Gunung Sewu (UNESCO Global Geopark) ini, menawarkan lima objek wisata alam sekaligus, yakni Air Terjun Talang Purba, Kampung Pitu, Air Terjun Kedung Kandang, Gunung Api Purba, dan Embung Nglanggeran.

Memiliki ketinggian 700 meter dpl, pengunjung membutuhkan waktu tempuh kurang lebih satu jam untuk mencapai puncak Gunung Purba Nglanggeran. Nah, sudah bisa membayangkan bukan, kira-kira pemandangan seperti apa yang disuguhkan di puncak gunung ini.

Bagi Anda yang menyukai aktifitas trekking, maka memilih gunung Api Purba ini adalah tepat. Anda dapat mengeksplor puncaknya dengan menaiki anak tangga permanen, lorong sempit yang hanya dapat dilewati satu orang saja, jalan berbatu, dataran luas berpanorama indah, jalan setapak bersemak-semak, dan terakhir tangga kayu. Pastinya perjalanan untuk sampai puncak easy trekk for everyone.

Batuan Purba Gunung Nglanggeran

Gunung Api Purba merupakan pegunungan batu berukuran raksasa yang terbentuk dari material vulkanik tua dan yang pasti sudah tidak aktif lagi. Saat sudah sampai di puncak gunung, maka Anda akan disuguhkan pemandangan sekeliling berupa batuan-batuan purba.

Fragmen material vulkanik penyusun litologi Gunung Api Purba menjadikannya memiliki dua puncak yakni puncak barat dan timur, ditambah kaldera di tengahnya. Deretan batuan raksasa memiliki bentuk dan nama unik sesuai dengan bentuknya. Sebut saja Gunung Lima Jari, Kelir, dan Wayang yang menyuguhkan keindahan alam eksotik.

Tak hanya berhenti di sini saja, Anda akan semakin terkesima menyaksikan pemandangan sekitar dari puncak gunung api yang aktif sekitar 60-70 tahun silam. Panorama kota Jogja bak lautan emas juga dapat Anda saksikan dari puncak gunung ini.

Spot Foto Panorama Sekitar

Beberapa spot foto terbaik juga dapat Anda jumpai di atas bukit Nglanggeran. Eksotisme panorama Nglanggeran semakin terasa ketika Sang Maestro Campursari Didi Kempot (alm), merilis lagu berjudul “Banyu Langit”.

Di atas puncak ini Anda dapat mengambil foto alam sekitar Nglanggeran. Dari kejauhan tampak hijaunya nuansa perbukitan dan perkampungan penduduk yang mengelilingi gunung hingga suasana kota Jogja di malam hari.

Sunset Terindah

Menikmati sunset tidak selalu datang ke pantai. Anda juga bisa berburu sunset yang menjadi ikon Gunung Api Purba Nglanggeran.

Pasti tak kalah seru menikmati keindahan sunset sambil minum secangkir kopi atau teh hangat di sana. Pastinya bukan hanya sunset, Anda juga dapat menyaksikan peristiwa matahari beranjak bangun dari peraduannya (sunrise).

Lokasi Kemping

Beberapa orang menyukai aktivitas kemping di puncak gunung ini. Terkadang saat pagi menjelang, awan pekat masih saja menyelimuti puncak gunung sehingga menghalangi hangatnya sinar mentari.

Aktivitas membuat api unggun di malam hari semakin meramaikan suasana kemping. Untuk mencegah kedinginan yang berlebihan jangan lupa persiapkan jaket dan selimut saat berkemping di sini, ya.

Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional

Oktober 2021 lalu, wisata Gunung Api Purba mulai dibuka kembali. Akan tetapi, semua pengunjung dan warga yang terlibat mengelola wisata harus benar-benar menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Untuk menikmati ikon Gunung Api Purba Nglanggeran, membuka jam operasional memasuki kawasan wisata mulai dari pukul 08.00 sampai 18.00 WIB. Harga tiket masuk juga relatif terjangkau.

Untuk masuk ke kawasan Gunung Nglanggeran Anda cukup membayar tiket Rp 15.000 per orang. Sedang tiket masuk ke Embung Nglanggeran Rp 10.000 per orang.

Ikon Gunung Api Purba Nglanggeran sudah pasti memiliki nilai tersendiri bagi pengunjungnya. Pastinya Gunungkidul akan membangkitkan perekonomian rakyat melalui aset-aset wisata yang dimiliki. Prestasi-prestasi yang dicapai Desa Nglanggeran adalah modal dan bukti Gunungkidul juga memiliki wisata terbaik.